Gombal Itu Haram

Betulkah gombal itu haram? Mungkin bagi cowok-cowok, itu sah-sah saja karena dengan senjata apa lagi selain itu? Sebetulnya, gombal merupakan suatu alat yang tidak berwujud namun bisa di dengar dan rasakan untuk menodongkan sesuatu agar bisa mendapatkan sesuatu. Contoh: Menodongkan kata-kata indah untuk mendapatkan perhatian. Namun, terkadang memang sering terjadi penyalahgunaan gombalan ini. Gombal yang baik adalah gombal yang digunakan untuk mencairkan suasana, bukan untuk menjadi seorang play boy (pemain hati). Mungkin itulah yang menyebabkan gombal ini menjadi haram bagi beberapa wanita karena gombal adalah bohong dan bohong itu dosa serta dosa itu haram. Maka, gombal adalah haram. Continue reading

Advertisements

Passion & Akun @berlarijauh

passion1Di Belitung abis ujan gak terlalu lebat. Tapi, lumayan bikin lesu suasana. Tambah lagi, hari ini gue disuruh masuk kerja oleh bos. Bikin suasana semakin gak beres. Libur jadi gak tenang. Tapi, lupakan aja. Yang penting gue udah berani mangkir dari kerjaan. Ah, begitulah kalo kerja gak sesuai passion. Terlalu memaksakan untuk menjadi passion.

Hari ini gue beli buku, judulnya FOLLOW YOUR PASSION. Penulisnya Mas Muadzin F. Jihad. Tadi gak sengaja nemu buku ini di rak kedua dari bawah. Agak tersebunyi sih. Tapi kalo emang buku itu jodoh gue, ya ketemu dan membuat gue beli tuh buku.

Bukunya sederhana. Cuma cerita tentang sang penulis yang berani mengambil keputusan untuk keluar dari dunia yang bukan dirinya. Passion, semua orang setuju untuk hidup dengan passion, tapi hanya sedikit yang berani memeluknya dengan erat dan bercumbu setiap hari dengannya. Termasuk gue, hanya saja gue masih berada dalam kondisi ragu-ragu. Gue selalu berdalih untuk hidup yang realistis. Hidup realistis ya itu, hidup dengan apa yang ada. Semisal, lo udah terjebak dalam dunia kerja yang bukan lo banget tapi lo berusaha untuk menjadikan kerjaan lo itu lo banget. Seperti yang ada dalam buku FOLLOW YOUR PASSION yang mengutip dialog film 3 Idiots: Rancho menjawab pertanyaan teman-temannya kenapa ia selalu menjadi juara di jurusannya (mekanika), “Karena mekanika bukanlah jiwamu, kamu mencintai hewan liar, tetapi menikahi mesin.” Continue reading

Saya sebagaimana Saya Berada di Sebuah Gang yang Ternyata tidak Buntu

Rino Aribowo nama saya, kelahiran Tanjungpandan (Belitung) pada 27 Juli 1986 yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Saya terlahir dari pasangan yang berbeda suku, ayah berdarah Jawa dan ibu berdarah Sumatera. Entah apa artinya ini, tapi saya ingin menggambarkan bahwa saya memiliki dua sifat yang saling bertolak belakang seperti buruk dan baik: keras dan sabar. Saya memiliki kemauan keras untuk mencapai sebuah tujuan dan sabar menjalaninya hingga tujuan tersebut tercapai. Continue reading

Turki?

Baru saja, aku disapa teman lamaku lewat gmail. Sebetulnya tak malam ini saja. Malam-malam (bagi dia siang hari) sebelumnya juga kami sering ngobrol ringan. Apa saja yang enak diobrolkan. Tapi aku lebih sering bertanya (dan itu berkali-kali setiap kami ngobrol), di sana siang atau malam? Dia di Jerman. Memang tak terbayangkan sebelumnya aku punya teman yang bisa seolah di luar negeri. Biasa. Memang. Yang tak biasa adalah kebanggaan. Aku bisa mebayangkan kebanggaannya.

Itulah nasib. Masing-masing berbeda meskipun kau berasal dari lingkungan yang sama hingga suatu waktu. Tapi akhirnya terarah pada jalan yang berbeda. Dia sedang menyelesaikan S3 dan aku masih berkutat dengan nama penyelesaian S1. Aku masih ingat masa-masa remaja itu. Pertengkaran sering meletus, dan kami tak pernah akur. Setelah dewasa, itu menjadi cerita yang lucu.  Continue reading