Tips Cinta dari Hans

Bayu menderita penyakit yang paling cepat menular di dunia ini dan sangat berbahaya bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kelaparan, insomnia dan lesu. Penyakit itu dinamakan jatuh cinta. Parahnya dia termasuk spesies Nycticebus coucang atau biasa disebut dengan kukang atau malu-malu. Tapi kali ini dia bertekad berganti spesies menjadi tikus kantoran (benar tak tahu malu kan?). Sudahlah jangan membicarakan mereka, space mereka cukup untuk hiasan di surat kabar saja.

Karena tekadnya yang sudah sebulat keluaran lubang pantat kambing, dia mencari guru cinta untuk mendekati pujaan hatinya yang bernama Arumi, anak AKPER di dekat kampus Bayu. Tak perlu jauh-jauh mencari guru, dia cukup mendatangi Hans. Gratis.

Hans terkenal dengan tips-tips jitunya dalam mendekati wanita. Meskipun anehnya dia tak pernah terlihat menggandeng seorang wanita sekalipun. Katanya tak perlulah diperlihatkan di depan umum. Tapi memang sudah terbukti oleh berpuluh-puluh lelaki berpenyakit yang terselamatkan oleh resepnya. Dan sebetulnya yang ingin saya ceritakan adalah soal si Hans.

“Yang dibutuhkan wanita itu cuma satu. Keseriusan. Nggak penting wajah lo kayak kukang sekalipun!” kata Hans berapi-api pada Bayu. “Baiklah karena lo itu kukang, gue kasih trik biar lu nggak penyakitan lagi.”

“Apa itu?”

“Jangan pernah jaim! Jadi kalau memang mau kenalan ya kenalan aja nggak usah banyak cingcong. Itu tandanya lo bukan kukang!”

Ternyata benar yang dikatakan Hans. Bayu mempraktekkannya meskipun dengan muka tebal dan latihan yang giat setiap harinya akhirnya dia berhasil kenalan dengan Arumi.

“Yang kedua apa adanya. Kalo adanya sepuluh ribu ya ke warteg aja. Tapi jangan buru-buru ngajak makan. Lihat dulu situasi dan kondisi. Cari tahu apakah tuh cewek benar-benar single. Ah, sebetulnya nggak terlalu penting juga selama janur kuning belum melengkung.”

“Rasa-rasanya kok standar banget ya tipsnya?”

“Standar apanya? Lo bisa ngelakuinnya? Nggak semua cowok bisa ngelakuin kayak gini. Lo kenal si Abde? Dia gagal di tahap ini. Dia maksain ngutang sana sini biar dia terlihat sempurna dengan nyewa angkot…eh kok angkot sih…avanza dan bela-belain makan di McD. Cowok itu nggak ada yang sempurna Bung. Kesempurnaan itu hanya milik Allah.”

Seminggu kemudian setelah berhasil berkenalan, dia melanjutkan tahap berikutnya, mempraktekkan dengan penuh perasaan taktik kedua. Berhasil! Arumi bersimpati padanya dan berkali-kali memuji-muji Bayu. Meskipun dalam mempraktekkannya Bayu setengah mati menahan kencing. Dia selalu beser kalau sedang gugup.

“Hebat! Baru kali ini gue mendapatkan murid kayak lo Bay. Gue denger lo itu mahasiswa kuper abis. Gue salut!”

“Selanjutnya?”

“Kalo percaya diri kayaknya lo udah. Jujur udah oke. Udah pernah memuji-muji dia?”

“Udah? Sepertinya udah lumayan sering.”

“Nah hati-hati jangan terlalu sering memuji. Pujilah dia di saat yang tepat dan di tempat yang tepat. Ibarat kata duren yang jatuh dari dahannya nggak mungkin ke sungai kalau di bawahnya nggak ada sungai.”

“Maksudnya?”

“Sebenernya nggak nyambung sih. Biar keren aja kata-kata gue.”

“Dasar lo. Tips selanjutnya?”

“Gampang. Ngomong lo jangan belepotan. Nggak penting banget sih ngomong belepotan. Lo mesti belajar cara ngomong yang baik dan benar. Suara lo jaga intonasinya. Pitch control-nya jangan sampe ngaco. Kalo bisa suara lo bass-nya ditambah. Terrible-nya dikurangin. Biar lo kelihatan macho. Badan kurus ceking kayak gitu adalah kekurangan bagi lo dan harus ditutupin dengan suara. Ingat, cewek itu makhluk Audible. Suara lebih ngefek daripada penglihatannya. Liat aja di jalan-jalan bakal jarang lo nemuin cowok ganteng di sebelah cewek cantik. Bukan karena mereka nggak bisa milih pasangan, tapi mereka memilih cowok yang perhatian dari pada cowok yang nggak perhatian. Dan beruntunglah cowok jelek kayak lo karena lo sudah termasuk kriteria ini. Biasanya cowok jelek itu setia. Itu lebih penting bagi cewek,” jelas Hans panjang lebar sambil menyemangati Bayu.

“Lo sendiri ganteng. Berarti lo nggak beruntung dong Hans.”

“Lo jangan seneng dulu. Kenapa cowok muka rata kayak lo itu termasuk salah satu ciri cowok yang perhatian dan setia yang bakal digandrungi cewek-cewek, karena wajar aja, nggak ada lagi yang bisa dibanggain dari diri lo selain memberi perhatian lebih sampai darah netes-netes ke lantai. Jadi nggak usah belagu kalau mau dapet cewek cakep.”

“Oh gitu ya?”

Bayu mempraktekkan kembali apa yang dikatakan Hans. Tepat seratus persen. Bayu juga menanyakan apakah wanita terlalu memusingkan perihal wajah.

“Cerita Beauty and The Beast lah salah satu buktinya,” kata Arumi.

“Kapan kamu lulus dari AKPER?” Tanya Bayu.

“Mungkin tahun depan,” jawab Arum.

“Kalo gitu aku segera nyiapin jadwalku sakit parah tahun depan.”

“Loh?”

“Biar dirawat sama kamu tiap hari.”

“Gombal,” kata Arumi dengan muka genit mencubit Bayu.

Senangnya Bayu bukan kepalang. Dia kembali melaporkan prakteknya.

“Bravo! Satu tahap lagi. Tembak dia! Gue jamin seratus persen kamu bakal diterima,” kata Hans meyakinkan.

“Dari mana lo tahu?”

“Dari cerita-cerita lo sudah mengindikasikan bahwa dia juga suka sama lo.”

“Percaya deh sama yang udah berpengalaman,” Bayu tersenyum, “tapi gimana ngomongnya?”

“Baca buku ini!” Hans memberikan buku 1001 cara menembak cewek yang telah dipraktekkan artis-artis Hollywood dan Bollywood.

“Tengkyu,” luar biasa senangnya Bayu mendapat buku gratis, “Gue belum pernah liat cewek lo.”

Hans tersentak meskipun sudah berapa kali Bayu menanyakannya. Dia duduk di tangga kampus sambil bersandar di pagar.

“Rumit,” jawabnya singkat.

“Rumit?”

“Nggak semudah yang lo bayangin. Gue yakin dia tidak akan semudah itu ditaklukkan. Dia adalah bidadari yang sepertinya nyasar di bumi ini. Setiap melihat wajahnya nyali gue langsung ciut. Apalagi saat dia tersenyum, tips standar yang gue kasih ke lo sangat tidak tepat untuk diterapkan sama cewek secantik dia. Lo bakal kehilangan kata dan nggak bakal pernah bisa jadi diri lo sendiri. Lo bakal jadi ‘tidak apa adanya’. Sekarang gue lagi nyari cara, literatur yang lebih hebat dari semua yang sudah gue turunkan sama lo.”

“Sebegitunyakah? Udah lo lakuin semua tips lo?”

“Kalo lo jadi gue, lo baru bisa ngerasain gimana tersiksanya mencintai cewek kayak dia. Lo cuma bisa menikmatinya dari jauh. Udah gue bilang tips kacangan yang gue kasih ke lo itu nggak bakalan mempan.”

“Hans, gue beribu-ribu terima kasih sama lo atas semua saran-sarannya. Gue doain lo bakal ketemu cara secepatnya buat dapetin cewek itu. Dan gue siap membantu.”

“Semangat ya sob nembak pujaan lo. Gue yakin lo bisa,” Hans menyemangati sohib barunya di kala melankolisnya muncul kembali.

“Lo juga sob. Kalo berhasil secepatnya gue kenalin ke lo dan misi selanjutnya adalah lo.”

Seminggu kemudian Bayu berhasil mendapatkan cinta Arumi. Sesuai dengan janjinya dia akan mengenalkan kepada Hans.

“Kenalin ini Arumi. Pacar gue,”

Tiba-tiba saja hujan turun. Hidup di Bogor memang sudah tak heran lagi jika ada hujan. Sudah biasa. Tapi hari itu ada yang tak biasa dengan hati Hans. Hatinya ikut hujan. Arumi adalah wanita pujaannya yang selama ini hanya dinikmatinya dari jauh. Telah bersama Bayu, teman barunya itu. ♥

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s