Passion & Akun @berlarijauh

passion1Di Belitung abis ujan gak terlalu lebat. Tapi, lumayan bikin lesu suasana. Tambah lagi, hari ini gue disuruh masuk kerja oleh bos. Bikin suasana semakin gak beres. Libur jadi gak tenang. Tapi, lupakan aja. Yang penting gue udah berani mangkir dari kerjaan. Ah, begitulah kalo kerja gak sesuai passion. Terlalu memaksakan untuk menjadi passion.

Hari ini gue beli buku, judulnya FOLLOW YOUR PASSION. Penulisnya Mas Muadzin F. Jihad. Tadi gak sengaja nemu buku ini di rak kedua dari bawah. Agak tersebunyi sih. Tapi kalo emang buku itu jodoh gue, ya ketemu dan membuat gue beli tuh buku.

Bukunya sederhana. Cuma cerita tentang sang penulis yang berani mengambil keputusan untuk keluar dari dunia yang bukan dirinya. Passion, semua orang setuju untuk hidup dengan passion, tapi hanya sedikit yang berani memeluknya dengan erat dan bercumbu setiap hari dengannya. Termasuk gue, hanya saja gue masih berada dalam kondisi ragu-ragu. Gue selalu berdalih untuk hidup yang realistis. Hidup realistis ya itu, hidup dengan apa yang ada. Semisal, lo udah terjebak dalam dunia kerja yang bukan lo banget tapi lo berusaha untuk menjadikan kerjaan lo itu lo banget. Seperti yang ada dalam buku FOLLOW YOUR PASSION yang mengutip dialog film 3 Idiots: Rancho menjawab pertanyaan teman-temannya kenapa ia selalu menjadi juara di jurusannya (mekanika), “Karena mekanika bukanlah jiwamu, kamu mencintai hewan liar, tetapi menikahi mesin.”

Karangan Muadzin F. Jihad

Karangan Muadzin F. Jihad

Kalo kata buku Rantau 1 Muara karangan A. Fuadi, terdapat kalimat begini: Konsistensi bisa mengalahkan ketidakmungkinan. nah, kalimat ini terkesan bertentangan dengan kata Rancho, bahwa kalau saja kita konsisten dengan pekerjaan yang telah kita miliki sekarang maka hal yang tidak mungkin yaitu keberhasilan yang diperoleh atas pekerjaan yang bukan passion kita akan menjadi hal yang mungkin terjadi kalo kita konsisten. Benar juga sih. Tapi kan gak setiap orang yang bisa tahan. Kesabaran memang tidak ada batasnya, tapi apa mau bunuh diri karena tertekan? Begitu kata Mas Muadzin dalam bukunya. Nah, selanjutnya gue menemukan kalimat lain lagi dalam buku Rantau 1 Muara bahwa bekerjalah sesuai passion, maka kamu tidak akan bekerja lagi seumur hidup. Ini saya lebih setuju, karena dengan bekerja sesuai dengan jiwa kita maka kita bukan lagi kerja malah kita seperti bermain-main. Hal ini sejalan dengan Mas Muadzin, bahwa manusia yang hidup dengan passion adalah manusia yang tidak bekerja lagi karena pekerjaannya adalah permainnnya juga, bekerja adalah bermain juga. Siapa yang tidak suka bermain? Semua orang suka bermain. Dengan bermain akan muncul tawa. tawa adalah bahagia. Artinya, hidup dengan passion bisa bikin bahagia, begitu kata Mas Muadzin. Nah, selanjutya kalau kalimat “Konsistensi bisa mengalahkan ketidakmungkinan” akan lebih baik jika diletakkan setelah “Bekerjalah sesuai passion”. Meskipun di mata orang passion lo itu rendah, gak beken, gak gaul, gak modern, gak elegan, yang penting lo nyaman dengan passion lo dan lanjutkanlah dengan konsistensi yang gue bilang tadi. Maka lo bakal jadi orang yang duluan masuk surga di lingkungan lo.

Dan saran gue juga, kenali benar-benar apa passion lo. Kenapa? Karena passion ini itu bisa mimikri dengan lingkungan sekitar. Gue juga sempat terjebak. Sering. Beberapa kali. Misalnya gini, lo ngerasa kalo lo itu orangnya bisa ngobrol dengan enak, lo bisa bergaul dan ramah dengan orang dan lo menganggap kalo pekerjaan Customer Service dalam sebuah bank adalah pekerjaan yang tepat buat lo karena lo bisa ngomong, ramah dan bisa membuat orang merasa nyaman kalo bicara sama lo. Betul, Customer Service membutuhkan orang seperti lo. Tapi, tiba-tiba di perjalanan pekerjaan lo, ternyata Customer Service bank juga ditarget untuk mencari nasabah buka rekening, kartu kredit, dan produk bank lainnya. Dan ternyata lo gak bisa hidup dengan target. Nah, itu jadi masalah buat lo. Mungkin bukan itu passion lo yang sebenarnya. Bisa jadi lo passion lo sebenernya menjadi MC! Dan lo emang sering ngemsi dalam berbagai acara, meskipun itu acara kondangan. Tapi lo nikmatin. Dan sempat bercita-cita menjadi MC, cuma lo bingung dengan masa depan MC. Sedangkan lo bukan orang terkenal dan berasal dari orang biasa-biasa saja. Hei! Ingat! Konsistensi bisa mengalahkan ketidakmungkinan. Jadi bukan hal yang tidak mungkin kalo lo konsisten maka lo bisa jadi MC terkenal.

Tapi, lagi-lagi mungkin lo berpikir bahwa hidup itu perlu realistis. Sekarang semuanya serba susah. Maka bersyukur adalah hal yang bisa menghibur atas ketertekanan. Benar, kita harus bersyukur dengan apa yang ada. Bila kita lihat ke bawah, masih banyak orang yang menginginkan posisi lo tapi gak mampu mencapainya. Itulah hidup. Selain bersyukur, Tuhan juga menghiburmu untuk bersabar. Tapi Dia juga memerintahkanmu untuk berusaha. jangan sampai rasa syukurmu terjebak dalam kepasrahan. Pasrah berarti jalan buntu dan nafas lo sudah tinggal sekali tarik saja.

Karangan A. Fuadi

Karangan A. Fuadi

Gue, masih sama sih seperti lo yang bimbang antara realistis dan passion. Tapi, gue tetap ingin tinggal di rumah yang namanya passion sampai kapanpun. Hanya saja saat ini gue seperti sedang  mengeluarkan kontainer dari dalam gudang menggunakan tali tambang, susah memang mengeluarkannya kalo cuma pake tali. Tapi dengan adanya bantuan dari orang-orang sekitar seperti orang tua atau teman untuk sama-sama menarik tambang ini dan dengan beberapa roda yang dipersiapkan untuk dipasangkan di bawah kontainer mungkin akan bisa dengan mudah tertarik keluar. Begitulah passion, kita membutuhkan alat bantu (berupa keterampilan, ide) dan dukungan dari orang-orang sekitar kita (dalam bentuk link atau teman dengan satu visi) serta yang tidak kalah penting adalah kemauan untuk menariknya. Gue, ya masih menarik-narik saja. Sudah menemukan roda dan ada teman. Kalau begini, seharusnya sudah bisa dong? Ya, tekad saya sudah seperti telur ayam, dan semoga seperti bola kasti nantinya. Dan membesar seperti bola basket! Dan ini harus! Harus! Harus terjadi!

Mungkin itulah kenapa gue merubah nama akun twitter gue menjadi @berlarijauh. Maksudnya adalah untuk berlari menjauhi segala hal yang menyiksa dan yang membuat gue gak berkembang, gak nyaman, gak jujur, gak menunjukkan jati diri (palsu).

Dan sekarang gue lagi duduk-duduk manis di passion gue: menulis. Tapi besok gue kembali pamit menuju realistisitas.

Advertisements

2 thoughts on “Passion & Akun @berlarijauh

  1. semoga berlarijauh bukan berarti lari dari kenyataan ya.. 😀

    *ngunyah kastangel*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s