Tweet: Kisah Saat Hujan

Hujan ini bikin aku kedinginan | Sama aku juga | Kalau begitu kita ngeteh sambil berkisah | Sepertinya menarik!

Bagaimana kisahmu tentang hujan? | Kisah yang bagaimana? | Bahagia mungkin? | Oh,… Aku tidak suka hujan.

Kenapa kau tidak suka hujan? | Alasan biasa atau tidak biasa? | Biasa | Aku suka bersin-bersin setiap hujan turun. Aku tak kuat dingin.

Alasan tak biasa? | Karena biadadari selalu turun dari langit saat hujan | Loh? Bukankah itu bagus? | Bagiku tidak.

Wah kau tidak normal! Lelaki mana yang tidak suka dengan bidadari! | Aku normal! Sangat normal! | Buktinya, kau benci hujan karena bidadari.

Aku tidak benci hujan, hanya tidak suka dan alasannya tadi yang kusebutkan | Lalu, kenapa dengan bidadari? Kau pernah disakiti?

Iya. Rasanya seperti terjatuh dalam jurang dan tiga buah buldozer menimpaku. Ah, kurasa empat |Menyakitkan sekali sepertinya.

Iya, waktu itu bidadari sedang mandi di danau saat hujan. Aku mencuri pakaian salah satu dari mereka | Lalu? Dia menjadi isterimu dan…

Dan dia minta cerai begitu tahu kaulah yang mencuri pakaiannya sehingga dia tidak bisa naik ke khayangan? | Bukan. Bukan karena itu

Karena apa? Aku penasaran | Ternyata yang kucuri adalah pakaian pengasuh bidadari yang sudah nenek-nenek. Dan dia memaksaku menikahinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s