Tragedi

Abad ini daun-daun mengering laut kuning dan matahari putih sedang malu, monyet-monyet tak lagi pandai bergelantungan di perkampungan. Bersiap untuk rimba-rimba agar berlutut.

Kemudian syair beterbangan menyihir mata air menjadi air mata dalam sekejap kegaduhan kehilangan hari-hari yang ingin di kenang. tak sempat lagi terbata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s