Wanita Paling Sempurna

Lukisan cinta“Anak muda! Gadis seperti apa lagi yang akan kau ciptakan?”

“Tentu saja yang sempurna.”

“Apa yang kemarin tidak sempurna?”

“Aku akan menyempurnakan yang telah sempurna.”

“Aku tak mengerti jalan pikiranmu. Ya sudah lanjutkan saja pekerjaanmu. Semoga kau temukan ramuan yang pas untuk karyamu yang terakhir, yang sempurna.”

“Baiklah, meskipun aku sendiri tak yakin mendapatkan yang terakhir.”

*

Aku meramu bintang di langit bersama hitam yang menjadi dasar keindahannya, malam itu. Juga kuambil bulan agar semakin mempesona. Ada angin kecil yang mampir dan masuk melalui jendela kamarku, tak kusia-siakan untuk menjadi ramuan terdasyat dalam rangka penyempurnaan mahakarya ini.

Meskipun dinding kamarku selalu saja menertawakan obsesiku untuk menciptakan seorang gadis yang sempurna, aku tak hiraukan. Empat sisi itu hanya iri saja melihatku yang dengan bebas bisa bergerak. Mereka, hanya diam dengan celoteh yang hambar.

“Ah, ada yang kurang,” lirihku.

Aku memang lupa menambahkan kerindangan pohon. Lalu jejak matahari yang masih tersisa di pasir pantai Tanjong Pendam. Maka dengan segera aku ambil mereka untuk melengkapi karya ini.

Ya, sedikit lagi. Sekarang aku hampir tak percaya bahwa gadis yang kuciptakan kali ini sangat proporsional dan cantik. Dari atas ke bawah menggiurkan. Tinggal rumput-rumput hijau dan beberapa cahaya. Ya cahaya itu kupilih yang benderang secara perlahan. Lalu terang dan membahagiakan.

Dan…

Berhasil!

*

“Bagaimana anak muda? Apa gadismu sudah sempurna?”

“Sudah. Ini yang paling sempurna. Aku pensiun setelah ini.”

“Kamu yakin anak muda?”

“Sudah, jangan memanggil aku anak muda. Jangan berdialog seperti novel dan film.”

“Iya sayang. Aku jadi penasaran dengan gadis yang kamu ciptakan dalam novel terakhirmu. Dan apa kau yakin kau tak akan menulis lagi?”

“Di atas kertas. Tapi aku akan tetap menulis cinta dalam hatimu. Ah, tapi aku jadi tak yakin gadis yang kuciptakan dalam novelku adalah wanita yang paling sempurna.”

“Kenapa begitu?”

Aku tersenyum.

“Tentu saja, sayangku. Semua wanita yang kuciptakan dalam karyaku memang selalu kalah dengan karya Tuhan. Kaulah wanita mahakarya Tuhan yang selalu sempurna di mataku.”

~

Advertisements

2 thoughts on “Wanita Paling Sempurna

  1. yang bilang anak muda itu siapa? Istri atau kekasihnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s