Ketika Lelaki Menangis

Disimpannya rapat-rapat tanpa bisa kau lihat
Ditutupnya sekuat hati rapuhnya
Agar tak setetespun keluar dari matanya
Ia meringkuk dengan mata terpejam dan dada sesak
Hampir mati layu bersama desir keinginannya

Ini adalah sebuah harga diri yang dipertaruhkan
Menangis dalam hati atau menanggung malu di penghujung hari
Lalu berbinar memeluk indah kilau matanya
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s